Perwatakan Hari dan Pasaran dan pengaruhnya terhadap bayi lahir

- Author

Jumat, 24 Februari 2023 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawruhbasa.comPerwatakan Hari dan Pasaran terhadap bayi lahir: Dalam primbon Jawa baik hari dan pasaran memiliki perwatakan sendiri-sendiri, sehingga diyakini memiliki pengaruh terhadap sifat bayi yang lahir pada hari dan pasaran tersebut, seperti yang telah dijelaskan pada watak bayi lahir menurut hari pasaran Primbon Jawa.

Kali ini admin Kawruh Basa akan mengulas lebih detail mengenai perwatakan hari dan pasaran terhadap bayi lahir. Masyarakat Jawa mengenal 7 hari dan 5 pasaran, yaitu:

7 hari:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Senin
  2. Selasa
  3. Rabu
  4. Kamis
  5. Jumat
  6. Sabtu
  7. Minggu

5 pasaran:

  1. Pon
  2. Wage
  3. Kliwon
  4. Legi
  5. Pahing

Dari kedua daftar hari dan pasaran tersebut akan kita ulas bagaimana masing-masing perwatakannya.

Pelajari juga Karakter bayi lahir menurut tanggal kelahiran Jawa

Perwatakan hari

Perwatakan Hari dan Pasaran dan pengaruhnya terhadap bayi lahir

Tabel di bawah ini menerangkan perwatakan hari terhadap kelahiran bayi dan syarat yang bisa dilakukan ketika akan bepergian agar selamat tidak ada kendala apa pun, tanpa mengesampingkan Yang Maha Kuasa.

HariPerwatakan
Minggupanas, Hyang Surya, sarate: manawa lelungan nganggo sumping kembang. (artinya: panas, Dewa Surya, syaratnya: jika bepergian mengenakan sumping bunga)
Seninwelasan, Hyang Candra, sarate: menawa lelungan angetrapake lelandhep, watak gampang sedyane. (artinya: welas asih, syaratnya: jika bepergian membawa senjata tajam, mudah tercapai segala keinginan)
Selasabanter, Hyang Bayu, sarate: menawa lelungan anglarani tangan, watak jinurung sakarsa. (artinya: cepat, Dewa Bayu, syaratnya: jika bepergian menyakiti tangan, watak didorong satu keinginan)
Rabukuwat, Hyang Sambo, sarate: menawa lelungan akekuddhung, watak antuk rejeki lan kabungahan. (artinya: kuat, Dewa Sambo, syaratnya jika bepergian menggunakan pelindung kepala, mudah dapat rejeki dan kegembiraan)
Kamismurka, Hyang Yama, sarate: menawa lelungan tumenga tumungkul, antuk kajen keringan. (artinya: murka, Dewa Yama, syaratnya jika bepergian memandang depan dan belakang, dihormati sesama)
Jumatadem, Hyang Basuki, sarate: menawa lelungan sisi lan raub, akeh samaya asih. (artinya: dingin, Dewa Basuki, syaratnya jika bepergian membersihkan hidung dan mencuci muka, banyak yang mengasihi)
Sabtuginugua, Hyang Guru, sarate: manawa lelungan njejak bumi ping telu tan ambegan, puser kausap lemah, watake pinituhu ing sapadhane. (artinya: turutilah, Dewa Guru, syaratnya jika bepergian menginjak bumi dengan keras sebanyak 3x dengan menahan nafas, pusar diusap dengan tanah, watak menjadi panutan sesamanya).

Perwatakan pasaran

Dalam primbon Jawa, karakter atau perwatakan bayi akan dipengaruhi oleh hari pasaran ketika ia dilahirkan. Di bawah ini tabel pasaran dan wataknya:

PasaranWatak
Pondiri ing sarira (artinya: angkuh)
Wagekenceng ing petung (artinya: teguh dalam perhitungan)
Kliwonmengku tuwin niteni (artinya: memiliki dan mengingat-ingat)
Legikrama amrih sae (artinya: menikah agar baik)
Pahingpradhah amrih asil (artinya: dermawan agar menghasilkan)

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai Perwatakan Hari dan Pasaran terhadap bayi lahir, semoga tidak mengurangi keimanan kita terhadap Allah SWT, ini hanya sekedar pengetahuan yang ada pada primbon Jawa. Selalu kunjungi Kawruh Basa untuk mendapatkan artikel Bahasa Jawa terbaru, atau ikuti kami di Google News

Berita Terkait

3 jenis telinga berdenging menurut primbon Jawa dan maknanya
Cara mengetahui rejeki menurut weton dan umur dalam Primbon Jawa
Neptu Dina (Hari), Pasaran, Sasi (Bulan), dan Tahun menurut Primbon Jawa
Pranata Mangsa yang masih digunakan masyarakat Jawa
Karakter bayi lahir menurut tanggal kelahiran Jawa
Watak bayi lahir menurut hari pasaran Primbon Jawa, waspada yang punya weton ini
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Maret 2023 - 21:49 WIB

3 jenis telinga berdenging menurut primbon Jawa dan maknanya

Sabtu, 25 Februari 2023 - 18:16 WIB

Cara mengetahui rejeki menurut weton dan umur dalam Primbon Jawa

Sabtu, 25 Februari 2023 - 14:19 WIB

Neptu Dina (Hari), Pasaran, Sasi (Bulan), dan Tahun menurut Primbon Jawa

Jumat, 24 Februari 2023 - 23:03 WIB

Pranata Mangsa yang masih digunakan masyarakat Jawa

Jumat, 24 Februari 2023 - 10:23 WIB

Perwatakan Hari dan Pasaran dan pengaruhnya terhadap bayi lahir

Jumat, 24 Februari 2023 - 09:18 WIB

Karakter bayi lahir menurut tanggal kelahiran Jawa

Kamis, 23 Februari 2023 - 22:40 WIB

Watak bayi lahir menurut hari pasaran Primbon Jawa, waspada yang punya weton ini

Berita Terbaru

Uncategorized

Apa yang dimaksud Kawruh Basa?

Sabtu, 20 Apr 2024 - 07:48 WIB

Bahasa Jawa

Apa bahasa Kramane ibu lunga menyang pasar?

Minggu, 17 Mar 2024 - 22:37 WIB

Bahasa Jawa

Sejarah Bahasa Kraton Jawa Kuno

Sabtu, 16 Mar 2024 - 00:32 WIB

Bahasa Jawa

Basa Bagongan, bahasa Jawa dalam kalangan istana

Jumat, 15 Mar 2024 - 22:01 WIB

Bahasa Jawa

Basa Krama Desa Bahasa Jawa yang terkesan memaksakan kata

Jumat, 15 Mar 2024 - 10:34 WIB