Dhapukane (susunan) tembung Jawa

- Author

Senin, 13 Februari 2023 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawruhbasa.com – Menurut susunannya (dhapukane) kata dalam bahasa Jawa dibagi menjadi dua, yaitu tembung lingga dan tembung andhahan.

Tembung lingga yaiku tembung sing durung owah saka asale. (Tembung lingga adalah kata yang belum berubah dari asal katanya, dalam bahasa Indonesia disebut kata dasar. Contoh: meja (meja), buku tulis, waca, kebo, watu, angin, aku crita, dan lain-lain.

Tembung lingga sing mung unine sakecap diarani tembung wod. (Tembung lingga yang bunyinya hanya sepatah kata disebut tembung wod).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tembung andhahan yaiku tembung sing wis owah saka asale. (Tembung andhahan adalah kata yang sudah berubah dari kata asalnya/aslinya). Dalam bahasa Indonesia disebut kata jadian.

Merubah tembung Jawa

Dhapukane tembung Bahasa Jawa

Dalam bahasa Jawa, merubah tembung di sebut juga ngrimbag tembung, pelajari 22 cara Ngrimbag Tembung Jawa dan contohnya.

Adapun sarana untuk ngrimbag tembung ada 5 macam, yaitu:

  1. Ater-ater (awalan)
  2. Seselan (sisipan)
  3. Panambang (akhiran)
  4. Camboran (kata majemuk)
  5. Pangrangkep (kata ulang)

Agar lebih jelas, mari kita bahas satu persatu.

1. Ater-ater (awalan)

Ada 5 wujud ater-ater, yaitu:

  • tripurusa : dak, kok, di
  • hanuswara: am, an, any, ang
  • sa, pa, pi, pra
  • tar, kuma, kami, kapi
  • ka, ke, a, ma, para, pari

2. Seselan (sisipan)

Wujud seselan: in, um, er, el

3. Panambang (akhiran)

Wujud panambang: a, i, e (ipun), ake, (aken), en, an, ne, na, ku, mu, ana.

4. Camboran (kata majemuk)

Tembung camboran adalah dua kata atau lebih yang digunakan bersamaan dalam sebuah kalimat tetapi hanya memiliki satu arti/makna. Contoh:

  • lara lapa
  • gedhe cilik
  • meja dhahar
  • tindak tanduk
  • ngelu mules

Selengkapnya Pelajari jenis tembung camboran

5. Pangrangkep (kata ulang)

Contoh: celuk-celuk, bengok – bengok,

6. Tembung Dwi lingga, contoh:

  • Dwi lingga ajeg, contoh: mlayu-mlayu, lemu-lemu
  • Dwi lingga salin swara: ibak – ibuk, gojag – gajeg

7. Tembung Dwi wasana

Tembung Dwi wasana yaiku pakecapan sing mburi diulang (pengucapan kata dibagian belakang dirangkap), contoh:

  • celuk – celuluk
  • dengek – dengengek

8. Tembung Dwi purwa

Tembung dwi purwa yaiku pakecapan sing ngarep dirangkep, pamacane pamacanane sing ngarap malih dadi e. (tembung dipurwa adalah ucapan yang depan di diulang, menjadi e). Contoh:

  • tuku – tutuku – tetuku
  • laku – lalaku – lelaku
  • kulak – kukulak – kekulak

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai dhapukane tembung Jawa, semoga memberi manfaat. Kunjungi terus kawruhjawa.com untuk mendapatkan update terbaru kami seputar bahasa Jawa, atau ikuti kami di Google News

Berita Terkait

Purwakanthi: asal kata, pengertian, jenis dan contoh
Parikan: Pengertian lengkap dengan contohnya 2 baris dan 4 baris
Unggah ungguh Basa Jawa lengkap jenis dan penerapannya
4 jenis Tembung Camboran Bahasa Jawa, pengertian dan contohnya
Keratabasa Bahasa Jawa yang populer sepanjang masa
159 Nama Pohon, Daun, Bunga, Buah-buahan, dan bijinya dalam bahasa Jawa
Contoh undangan pernikahan bahasa Jawa pengantin wanita
Wangsalan: pengertian, jenis dan 22 contoh kalimatnya
Berita ini 341 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 22:54 WIB

Purwakanthi: asal kata, pengertian, jenis dan contoh

Selasa, 28 Mei 2024 - 11:21 WIB

Parikan: Pengertian lengkap dengan contohnya 2 baris dan 4 baris

Selasa, 28 Mei 2024 - 11:20 WIB

Unggah ungguh Basa Jawa lengkap jenis dan penerapannya

Senin, 27 Mei 2024 - 16:23 WIB

4 jenis Tembung Camboran Bahasa Jawa, pengertian dan contohnya

Senin, 27 Mei 2024 - 16:23 WIB

Keratabasa Bahasa Jawa yang populer sepanjang masa

Senin, 27 Mei 2024 - 16:20 WIB

159 Nama Pohon, Daun, Bunga, Buah-buahan, dan bijinya dalam bahasa Jawa

Senin, 20 Mei 2024 - 23:36 WIB

Contoh undangan pernikahan bahasa Jawa pengantin wanita

Jumat, 10 Mei 2024 - 22:50 WIB

Wangsalan: pengertian, jenis dan 22 contoh kalimatnya

Berita Terbaru

Bahasa Jawa

Purwakanthi: asal kata, pengertian, jenis dan contoh

Selasa, 28 Mei 2024 - 22:54 WIB

Bahasa Jawa

Parikan: Pengertian lengkap dengan contohnya 2 baris dan 4 baris

Selasa, 28 Mei 2024 - 11:21 WIB

Bahasa Jawa

Unggah ungguh Basa Jawa lengkap jenis dan penerapannya

Selasa, 28 Mei 2024 - 11:20 WIB

Aksara Jawa

Paramasastra Basa Jawa Baku jangkep aksara Jawi lan Sandhangane

Selasa, 28 Mei 2024 - 10:46 WIB

Aksara Jawa

Aksara Jawa: Penjelasan dan maknanya

Selasa, 28 Mei 2024 - 10:44 WIB