Candi Singosari: Sejarah, Deskripsi, Wisata dan Informasi Terbaru

- Author

Kamis, 2 Maret 2023 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawruhbasa.com – Candi Singosari merupakan salah satu peninggalan sejarah yang berlokasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Candi ini memiliki keunikan tersendiri dan menarik perhatian banyak orang untuk mengunjunginya.

Melalui tulisan ini, kita akan membahas tentang sejarah, deskripsi, wisata, dan informasi terbaru mengenai Candi Singosari. Semoga tulisan ini bisa memberikan wawasan dan inspirasi untuk mengenal lebih jauh tentang Candi Singosari.

Deskripsi Candi Singosari

Candi Singosari adalah sebuah kompleks candi Hindu-Buddha yang terletak di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Candi ini memiliki arsitektur khas yang menggabungkan unsur-unsur Hindu dan Buddha, serta memiliki makna simbolis yang dalam di setiap detail bangunannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Candi Singosari terdiri dari empat bangunan utama, yaitu Candi Utama, Candi Selatan, Candi Lor, dan Candi Kidul. Candi Utama memiliki tiga lantai dengan atap bentuk piramida yang dihiasi dengan stupa di puncaknya. Di dalam Candi Utama terdapat ruang-ruang kecil yang digunakan sebagai tempat penyimpanan arca dan benda-benda suci.

Selain itu, Candi Singosari juga memiliki relief-relief yang menggambarkan kisah Ramayana dan Mahabharata. Relief-relief ini memiliki keunikan tersendiri dan menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi Candi Singosari.

Secara keseluruhan, Candi Singosari adalah sebuah bangunan indah dengan sejarah dan makna simbolis yang dalam. Oleh karena itu, Candi Singosari menjadi salah satu objek wisata yang menarik di Jawa Timur.

Sejarah Candi Singosari

candi singosari

Candi Singosari adalah sebuah candi Hindu yang terletak di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Candi ini dibangun pada abad ke-13 oleh Raja Kertanegara dari Kerajaan Singosari.

Candi Singosari awalnya dibangun sebagai tempat peribadatan bagi umat Hindu. Candi ini memiliki arsitektur yang sangat indah dan megah, dengan relief-relief yang diukir dengan sangat rinci dan halus. Di dalam candi juga terdapat berbagai patung dan arca yang menggambarkan dewa-dewi Hindu.

Namun, pada masa pemerintahan Raja Jayakatwang dari Kerajaan Kediri, Candi Singosari mengalami kerusakan akibat serangan pasukan Kediri. Selama beberapa abad, Candi Singosari dibiarkan terbengkalai dan hanya menjadi tempat tinggal bagi para petani.

Pada abad ke-19, Candi Singosari mulai mendapatkan perhatian dari kalangan arkeolog dan sejarawan. Beberapa penggalian arkeologi dilakukan untuk mengungkap sejarah dan keindahan candi ini. Pada tahun 1914, pemerintah Belanda melakukan restorasi terhadap Candi Singosari untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi.

Saat ini, Candi Singosari menjadi salah satu objek wisata sejarah yang populer di Jawa Timur. Wisatawan dapat mengunjungi Candi Singosari untuk menikmati keindahan arsitektur candi dan belajar tentang sejarah Hindu di Indonesia. Dalam kunjungan ke Candi Singosari, wisatawan juga dapat menikmati keindahan alam sekitar yang asri dan menenangkan.

Kronologi pembangunan Candi Singosari

Candi Singosari dibangun pada abad ke-13 oleh Raja Kertanegara dari Kerajaan Singosari. Pembangunan candi ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur kerajaan dan sebagai tempat peribadatan bagi umat Hindu.

Pembangunan Candi Singosari dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama dimulai pada tahun 1237 Masehi, dimana dibangunlah bangunan induk candi yang terdiri dari tiga tingkat. Pada tahap kedua, tambahan bangunan dibangun di sisi kiri dan kanan candi induk. Bangunan tambahan ini terdiri dari dua candi yang lebih kecil, yaitu Candi Kalasan dan Candi Asu.

Setelah tahap kedua selesai, tahap ketiga dilakukan dengan memperbaiki dan menambahkan bagian-bagian candi yang rusak. Tahap keempat dilakukan dengan membangun pagar di sekitar kompleks Candi Singosari untuk melindungi candi dari serangan musuh.

Sayangnya, setelah Raja Kertanegara meninggal, Kerajaan Singosari mengalami keruntuhan dan Candi Singosari mulai ditinggalkan. Pada masa pemerintahan Raja Jayakatwang dari Kerajaan Kediri, Candi Singosari mengalami kerusakan akibat serangan pasukan Kediri.

Candi Singosari ditinggalkan selama beberapa abad dan baru mulai mendapatkan perhatian kembali pada abad ke-19. Pada tahun 1914, pemerintah Belanda melakukan restorasi terhadap Candi Singosari untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi. Saat ini, Candi Singosari menjadi salah satu objek wisata sejarah yang populer di Jawa Timur.

Fakta menarik tentang Candi Singosari

Berikut ini adalah beberapa fakta menarik tentang Candi Singosari:

  1. Candi Singosari merupakan salah satu candi Hindu terbesar di Jawa Timur dengan ketinggian mencapai sekitar 25 meter.
  2. Pada bagian dinding candi, terdapat relief-relief yang menceritakan kisah-kisah dari kitab Ramayana dan Mahabarata.
  3. Candi Singosari dibangun dengan menggunakan teknik arsitektur Jawa Kuno yang sangat rumit dan presisi.
  4. Di sekitar kompleks Candi Singosari terdapat beberapa makam dari kerabat-kerabat kerajaan Singosari.
  5. Candi Singosari pernah mengalami kerusakan akibat serangan pasukan Kediri pada masa pemerintahan Raja Jayakatwang.
  6. Selain sebagai tempat peribadatan, Candi Singosari juga menjadi tempat pemakaman bagi para bangsawan pada masa itu.
  7. Pada tahun 1914, Candi Singosari direstorasi oleh pemerintah Belanda untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi.
  8. Candi Singosari kini menjadi salah satu objek wisata sejarah yang populer di Jawa Timur dan menjadi saksi bisu dari kejayaan kerajaan Singosari pada masa lalu.

Baca juga Mengenal Lebih Dekat Kerajaan Majapahit

Wisata ke Candi Singosari

Bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi Candi Singosari, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, jangan lupa untuk membawa kamera atau ponsel pintar untuk mengambil foto-foto indah di dalam Candi Singosari.

Kedua, pakaian yang dikenakan sebaiknya sopan dan menutup aurat, karena Candi Singosari masih dianggap sebagai tempat suci.

Ketiga, jangan lupa untuk mengenakan alas kaki yang nyaman dan cocok untuk berjalan-jalan di sekitar kompleks candi. Keempat, jika ingin memperoleh penjelasan yang lebih detail tentang sejarah dan makna simbolis Candi Singosari, wisatawan bisa meminta bantuan dari pemandu wisata atau membaca panduan wisata yang tersedia di sekitar candi.

Terakhir, jangan lupa untuk menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan sekitar candi, serta menghargai tempat suci tersebut dengan tidak melakukan tindakan yang merusak atau mengganggu keamanan lingkungan.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, wisatawan dapat menikmati pengalaman yang berharga saat berkunjung ke Candi Singosari dan menambah wawasan tentang sejarah dan kebudayaan Indonesia.

Lokasi Candi Singosari

Candi Singosari terletak di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Candi ini dapat dicapai dengan berbagai jenis transportasi, seperti mobil pribadi, taksi, atau kendaraan umum seperti angkutan kota atau bus.

Bagi wisatawan yang ingin menggunakan kendaraan umum, dapat naik angkutan kota atau bus dari terminal terdekat di Malang atau Surabaya. Dari terminal, wisatawan bisa turun di halte dekat Candi Singosari dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau naik ojek.

Sedangkan bagi wisatawan yang ingin menggunakan mobil pribadi atau taksi, bisa mengikuti rute dari Kota Malang ke arah Kecamatan Singosari dan mengikuti petunjuk arah menuju Candi Singosari. Perjalanan dari Kota Malang ke Candi Singosari diperkirakan memakan waktu sekitar 30-45 menit tergantung kondisi lalu lintas.

Secara keseluruhan, lokasi Candi Singosari cukup mudah diakses dengan berbagai jenis transportasi dan memiliki petunjuk arah yang jelas.

Event di Candi Singosari

Candi Singosari sering dijadikan sebagai tempat untuk mengadakan berbagai acara dan event. Beberapa event yang biasa diadakan di Candi Singosari antara lain festival budaya, konser musik, dan acara olahraga.

Festival budaya yang diadakan di Candi Singosari biasanya menampilkan berbagai jenis seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Acara ini dihadiri oleh banyak pengunjung dari berbagai kalangan dan menjadi ajang untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada wisatawan lokal dan internasional.

Selain festival budaya, Candi Singosari juga sering dijadikan sebagai lokasi konser musik yang menampilkan musisi terkenal dari dalam maupun luar negeri. Konser musik di Candi Singosari biasanya diadakan di malam hari dan menampilkan berbagai jenis musik, seperti pop, rock, jazz, dan musik tradisional.

Tidak hanya itu, Candi Singosari juga menjadi lokasi untuk mengadakan acara olahraga, seperti lomba lari, sepeda, dan hiking. Dengan latar belakang candi yang megah dan lingkungan yang asri, acara olahraga di Candi Singosari menjadi pengalaman yang menyenangkan dan unik.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang event yang akan diadakan di Candi Singosari, wisatawan dapat mengunjungi website resmi atau menghubungi pihak pengelola candi. Dengan mengikuti event di Candi Singosari, wisatawan dapat menambah pengalaman dan wawasan baru tentang kebudayaan dan keindahan alam Indonesia.

Kesimpulan

Dari artikel ini dapat disimpulkan bahwa Candi Singosari merupakan salah satu peninggalan sejarah yang sangat berharga di Jawa Timur. Candi ini memiliki sejarah dan keunikan tersendiri yang patut diketahui dan dipelajari oleh masyarakat.

Selain sebagai tempat peribadatan, Candi Singosari juga menjadi objek wisata yang menarik bagi para wisatawan yang ingin mengenal lebih dalam sejarah dan kebudayaan Jawa Timur.

Terdapat banyak hal menarik yang dapat dipelajari di Candi Singosari, mulai dari sejarah, arsitektur, hingga kisah-kisah yang terkait dengan kerajaan Singosari pada masa lalu.

Diharapkan artikel ini dapat memberikan informasi yang berguna bagi pembaca yang ingin mengenal lebih dalam tentang Candi Singosari.

Demikian “Candi Singosari: Sejarah, Deskripsi, Wisata dan Informasi Terbaru“, semoga memberi manfaat. Selalu kunjungi Kawruhbasa.com atau ikuti kami di Google News agar tidak ketinggalan update artikel terbaru.

Berita Terkait

Nama Kota Besar di Pulau Jawa
Kerajaan yang Ada di Indonesia yang Wajib Anda ketahui
Luas Jawa Tengah
Peta Pulau Jawa Lengkap
Kerajaan Demak dan perjalanannya sejak berdiri hingga berakhir
Biografi Singkat Ronggowarsito Pujangga Terakhir Tanah Jawa
Inti Ajaran Ronggowarsito yang terkenal hingga kini
Misteri wafatnya Ronggowarsito Pujangga Terakhir Jawa
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Oktober 2023 - 15:39 WIB

Nama Kota Besar di Pulau Jawa

Selasa, 24 Oktober 2023 - 15:23 WIB

Kerajaan yang Ada di Indonesia yang Wajib Anda ketahui

Selasa, 24 Oktober 2023 - 15:06 WIB

Luas Jawa Tengah

Selasa, 24 Oktober 2023 - 13:49 WIB

Peta Pulau Jawa Lengkap

Selasa, 18 April 2023 - 23:16 WIB

Kerajaan Demak dan perjalanannya sejak berdiri hingga berakhir

Selasa, 18 April 2023 - 04:00 WIB

Biografi Singkat Ronggowarsito Pujangga Terakhir Tanah Jawa

Selasa, 18 April 2023 - 00:15 WIB

Inti Ajaran Ronggowarsito yang terkenal hingga kini

Senin, 17 April 2023 - 19:36 WIB

Misteri wafatnya Ronggowarsito Pujangga Terakhir Jawa

Berita Terbaru

Uncategorized

Apa yang dimaksud Kawruh Basa?

Sabtu, 20 Apr 2024 - 07:48 WIB

Bahasa Jawa

Apa bahasa Kramane ibu lunga menyang pasar?

Minggu, 17 Mar 2024 - 22:37 WIB

Bahasa Jawa

Sejarah Bahasa Kraton Jawa Kuno

Sabtu, 16 Mar 2024 - 00:32 WIB

Bahasa Jawa

Basa Bagongan, bahasa Jawa dalam kalangan istana

Jumat, 15 Mar 2024 - 22:01 WIB

Bahasa Jawa

Basa Krama Desa Bahasa Jawa yang terkesan memaksakan kata

Jumat, 15 Mar 2024 - 10:34 WIB