Sampun adalah salah satu kata dalam bahasa Jawa krama yang artinya “sudah“. Kata ini biasa digunakan oleh masyarakat Jawa ketika berbicara atau menjawab pertanyaan dari orang yang lebih muda kepada orang yang lebih tua. Atau kepada orang yang seumuran namun baru pertama kali bertemu.
Kata sampun juga biasa digunakan disituasi resmi, misalnya di kantor-kantor yang mana para pegawai dalam berkomunikasi saling menghormati.
Kata ini juga sering digunakan oleh para bawahan kepada atasan. Misalnya pegawai kelurahan kepada kepala desa atau camat, bupati dan lain-lain.
Pelajari juga: Arti sampun dalam bahasa Jawa lengkap contohnya
Contoh penggunaan kalimat sampun dari orang yang lebih tua kepada orang tua.
- Orang tua: “Bud, kowe mau uwis sarapan durung?, yen durung kene ayo bareng-bareng sarapan kene”
Artinya: Bud, kamu sudah sarapan belum?, kalau belum mari sarapan bersama-sama.
- Budi: Oh sampun. Kula nembe mawon sarapan wonten nggriya.
Artinya: Oh sudah. Saya baru saja sarapan di rumah.
Contoh penggunaan kalimat sampun kepada orang yang baru pertama kali bertemu.
- Karyo: “Nyuwun pangapunten, napa njenenengan sampun dhahar Pak?”
Artinya: “Maaf, apakah Anda sudah makan?”
- Paidi: “Sampun Pak, nembe kemawon”.
Artinya: “Sudah Pak, baru saja.”
Contoh penggunaan kalimat sampun antara pegawai kelurahan kepada Bapak Lurah.
- Pak Lurah: “Pak Danar, apa surat edharan sik tak wenehke wingi wis mbok ubengke marang warga?”
Artinya: Pak Danar, apa surat edaran yang saya berikan kemarin sudah kamu edarkan kepada warga?
- Pak carik: “‘Oh sampun pak Lurah, sedaya sampun katampi para warga.”
Artinya: “Oh sudah pak Lurah, semua sudah diterima para warga.”
Ketahui juga: Arti lanang dalam bahasa Jawa dan penggunaanya yang benar
Itulah sampun dalam bahasa Jawa yang kami lengkapi dengan contoh dan artinya, semoga membantu bagi anda yang suka belajar bahasa Jawa.