Turut Berduka Cita dalam Bahasa Jawa: Ungkapan Duka dengan Nilai Budaya yang Khas

Avatar of Sonya Ruri

- Author

Thursday, 5 September 2024 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam budaya Jawa, kesopanan, keramahan, dan rasa hormat menjadi nilai-nilai yang sangat dijunjung tinggi, termasuk dalam hal menyampaikan rasa duka cita. Saat seseorang meninggal dunia, orang-orang terdekat akan menyampaikan rasa simpati dan turut berduka cita dengan cara yang lembut dan penuh hormat, sesuai dengan tradisi yang telah diwariskan secara turun temurun. Salah satu wujud penghormatan ini adalah melalui ungkapan turut berduka cita dalam bahasa Jawa.

Ungkapan Turut Berduka Cita dalam Bahasa Jawa

Untuk menyampaikan rasa simpati kepada keluarga yang ditinggalkan, masyarakat Jawa memiliki beberapa ungkapan khusus dalam bahasa daerah mereka. Beberapa ungkapan yang umum digunakan antara lain:

“Sugeng tindak, mugi tansah pinaringan pepadhang dalan.”

Arti dari kalimat ini adalah “Selamat jalan, semoga selalu diberi cahaya di perjalananmu.” Ungkapan ini digunakan untuk mendoakan orang yang telah meninggal agar diberikan kemudahan dan penerangan di alam keabadian.

“Kula turut bela sungkawa, mugi panjenengan sakeluarga diparingi kekuatan lan katabahan.”

Ungkapan ini bermakna “Saya turut berduka cita, semoga Anda sekeluarga diberi kekuatan dan ketabahan.” Kalimat ini ditujukan kepada keluarga yang ditinggalkan agar tetap kuat dan sabar menghadapi cobaan.

“Mugi Gusti paring pangapura dhumateng dosane, lan mugi diparingi panggenan ingkang pantes.”

Dalam kalimat ini tersirat doa agar Tuhan mengampuni segala dosa almarhum dan memberinya tempat yang layak di sisi-Nya. Kalimat ini mengandung doa yang tulus dari hati.

Nilai Filosofis di Balik Ungkapan Turut Berduka Cita dalam Bahasa Jawa

Ungkapan-ungkapan turut berduka cita dalam bahasa Jawa tidak hanya sekedar bentuk kata-kata, melainkan juga mengandung makna mendalam yang berakar pada filosofi hidup masyarakat Jawa. Beberapa aspek penting yang dapat ditemukan dari ungkapan tersebut meliputi:

1. Rasa Empati dan Kebersamaan

Masyarakat Jawa sangat menekankan pentingnya kebersamaan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam situasi duka. Mengungkapkan belasungkawa bukan hanya sekedar memberikan simpati, tetapi juga menunjukkan bahwa kita bersama dengan keluarga yang berduka dalam melewati masa-masa sulit.

2. Doa dan Harapan

Dalam banyak ungkapan bahasa Jawa, kata-kata yang digunakan sering kali mengandung doa dan harapan, baik untuk yang meninggal maupun untuk keluarga yang ditinggalkan. Hal ini mencerminkan keyakinan masyarakat Jawa akan kekuatan doa dan harapan baik, serta kepercayaan mereka terhadap kehidupan setelah kematian.

3. Kehormatan Terhadap Leluhur

Masyarakat Jawa memiliki tradisi kuat dalam menghormati leluhur dan orang yang sudah tiada. Ucapan “Sugeng tindak” misalnya, merupakan bentuk penghormatan terakhir bagi orang yang sudah meninggal, di mana kita melepas mereka dengan doa agar perjalanannya menuju alam baka dilimpahi keberkahan.

Kesopanan dan Etika dalam Mengungkapkan Belasungkawa

Selain menggunakan ungkapan yang tepat, kesopanan dalam bahasa dan sikap saat menyampaikan belasungkawa juga sangat penting. Masyarakat Jawa dikenal dengan adab yang halus dan santun dalam berkomunikasi, terlebih lagi dalam situasi yang penuh duka.

Saat melayat, biasanya orang Jawa akan berbicara dengan nada rendah dan memilih kata-kata yang tidak menyinggung perasaan keluarga yang sedang berduka. Kesantunan ini mencerminkan rasa hormat yang tinggi serta keinginan untuk menghibur tanpa menambah beban pikiran mereka.

Kesimpulan

Ungkapan turut berduka cita dalam bahasa Jawa bukan hanya sekedar kalimat penghibur, melainkan cerminan dari budaya, nilai-nilai kearifan lokal, dan filosofi hidup yang telah mendarah daging dalam masyarakatnya. Melalui kata-kata yang lembut, penuh doa, dan penuh empati, masyarakat Jawa menunjukkan rasa simpati yang mendalam kepada mereka yang sedang berduka. Hal ini menjadi salah satu bentuk kekayaan budaya Jawa yang patut kita lestarikan dan pelajari.

Jika Anda berada dalam situasi di mana perlu menyampaikan duka cita dalam bahasa Jawa, pastikan untuk memahami makna dari setiap kata dan menggunakannya dengan sikap yang penuh hormat. Dengan begitu, pesan belasungkawa Anda tidak hanya sampai secara verbal, tetapi juga menyentuh hati keluarga yang sedang berduka.

Berita Terkait

Arti Lestari dalam Bahasa Jawa: Makna Abadi dalam Budaya dan Falsafah Jawa
Arti Lengen dalam Bahasa Jawa: Memahami Makna Lengan dalam Konteks Budaya Jawa
Arti Lenga dalam Bahasa Jawa: Lebih dari Sekadar Minyak dalam Kehidupan Sehari-hari
Arti Lemu dalam Bahasa Jawa: Simbol Kesejahteraan dan Makna Budaya
Arti Lemah dalam Bahasa Jawa: Menyelami Makna Tanah dalam Filosofi Kehidupan
Arti Lelara dalam Bahasa Jawa: Penyakit sebagai Simbol Keseimbangan Hidup
Arti Mlebu dalam Bahasa Jawa: Makna Masuk dan Fungsinya dalam Budaya Sehari-hari
Arti Leren dalam Bahasa Jawa: Makna Istirahat dan Nilai Budaya yang Dikandungnya
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 11 July 2025 - 10:09 WIB

Arti Lestari dalam Bahasa Jawa: Makna Abadi dalam Budaya dan Falsafah Jawa

Friday, 11 July 2025 - 10:05 WIB

Arti Lengen dalam Bahasa Jawa: Memahami Makna Lengan dalam Konteks Budaya Jawa

Friday, 4 July 2025 - 10:27 WIB

Arti Lenga dalam Bahasa Jawa: Lebih dari Sekadar Minyak dalam Kehidupan Sehari-hari

Friday, 4 July 2025 - 10:25 WIB

Arti Lemu dalam Bahasa Jawa: Simbol Kesejahteraan dan Makna Budaya

Friday, 4 July 2025 - 10:20 WIB

Arti Lemah dalam Bahasa Jawa: Menyelami Makna Tanah dalam Filosofi Kehidupan

Berita Terbaru

Loker Guru Bahasa Jawa

Loker Fresh Graduate Kesempatan Kerja Guru Bahasa Jawa Tahun 2025

Thursday, 10 Jul 2025 - 09:52 WIB

Loker Guru Bahasa Jawa

Rekrutmen Terbaru Loker Terbaru Guru Bahasa Jawa Tahun 2025

Thursday, 10 Jul 2025 - 08:52 WIB

Loker Guru Bahasa Jawa

Daftar Kerja Sekarang Karir Terbaru Guru Bahasa Jawa Tahun 2025

Thursday, 10 Jul 2025 - 07:52 WIB