Pengertian mBuru dalam Bahasa Jawa: Makna, Filosofi, dan Penggunaannya

- Author

Saturday, 1 February 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam bahasa Jawa, terdapat banyak kosakata yang memiliki makna mendalam dan kaya akan filosofi. Salah satu kata yang menarik untuk dibahas adalah mBuru. Kata ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh masyarakat Jawa, tetapi memiliki berbagai makna tergantung pada konteks penggunaannya. Artikel ini akan membahas pengertian mBuru dalam bahasa Jawa, filosofi yang terkandung di dalamnya, serta contoh penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian mBuru dalam Bahasa Jawa

Secara harfiah, mBuru dalam bahasa Jawa berarti “mengejar” atau “memburu” sesuatu. Kata ini berasal dari akar kata “buru” yang memiliki makna dasar sebagai tindakan mengejar atau mencari sesuatu dengan tujuan tertentu. Dalam penggunaannya, mBuru bisa merujuk pada kegiatan berburu hewan, mengejar impian, mencari rezeki, hingga usaha mendapatkan sesuatu yang diinginkan.

Makna Filosofis dalam Kata mBuru

Dalam filosofi Jawa, mBuru bukan sekadar tindakan fisik untuk mengejar sesuatu, tetapi juga mencerminkan semangat dan usaha seseorang dalam mencapai tujuan hidupnya. Berikut adalah beberapa makna filosofis yang terkandung dalam kata mBuru:

  1. Kerja Keras dan Usaha yang Konsisten
    Dalam budaya Jawa, seseorang yang memiliki sikap mBuru berarti orang tersebut berusaha dengan sungguh-sungguh dan pantang menyerah dalam mencapai apa yang diinginkan. Hal ini sejalan dengan prinsip hidup “Jer Basuki Mawa Beya”, yang berarti keberhasilan memerlukan usaha dan pengorbanan.
  2. Kesabaran dan Ketekunan
    Seorang pemburu harus memiliki kesabaran dan ketekunan dalam mencari dan mendapatkan buruannya. Begitu pula dalam kehidupan sehari-hari, seseorang yang ingin mencapai kesuksesan harus bersabar dan terus berusaha.
  3. Keseimbangan antara Ambisi dan Kewajaran
    Dalam falsafah Jawa, ambisi dalam mBuru harus seimbang dengan rasa syukur dan kewajaran. Mengejar sesuatu dengan serakah tanpa memperhatikan etika dan nilai-nilai kehidupan dapat berakibat buruk.

Penggunaan Kata mBuru dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata mBuru sering digunakan dalam berbagai konteks percakapan sehari-hari masyarakat Jawa. Berikut beberapa contoh penggunaannya:

  1. mBuru Mimpi dan Cita-cita
  • Aku arep terus mBuru impianku, ora bakal nyerah.” (Aku akan terus mengejar mimpiku, tidak akan menyerah.)
  • “Saben uwong kudu gelem mBuru ilmu supaya ora gampang diapusi.” (Setiap orang harus bersedia mengejar ilmu agar tidak mudah tertipu.)
  1. mBuru Rezeki
  • “Esuk-esuk aku wis budhal mBuru rejeki.” (Pagi-pagi aku sudah berangkat mencari rezeki.)
  • “mBuru rezeki kuwi kudu jujur lan kerja keras.” (Mencari rezeki harus dengan jujur dan kerja keras.)
  1. mBuru dalam Konteks Berburu Secara Harfiah
  • “Wingi aku karo bapakku lunga menyang alas kanggo mBuru manuk.” (Kemarin aku bersama ayah pergi ke hutan untuk berburu burung.)
  • “Jaman mbiyen, wong-wong mBuru kewan kanggo pangan.” (Zaman dulu, orang-orang berburu hewan untuk makanan.)

Baca juga: Pengertian mBuri dalam Bahasa Jawa: Makna, Filosofi, dan Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

mBuru dalam bahasa Jawa memiliki makna yang luas, mulai dari mengejar sesuatu secara harfiah hingga makna filosofis yang dalam tentang usaha, ketekunan, dan keseimbangan dalam hidup. Dalam budaya Jawa, konsep mBuru sering dikaitkan dengan nilai-nilai kehidupan seperti kerja keras, kejujuran, dan kesabaran. Oleh karena itu, memahami makna mBuru tidak hanya sekadar mengetahui artinya, tetapi juga menggali nilai-nilai yang terkandung di dalamnya agar bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait

Arti Dokok dalam Bahasa Jawa: Makna, Filosofi, dan Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari
Arti Dluwang dalam Bahasa Jawa: Sejarah, Makna, dan Filosofinya dalam Budaya Jawa
Arti Dlamakan dalam Bahasa Jawa: Makna, Filosofi, dan Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari
Arti Diyan Adalah Lentera dalam Bahasa Jawa: Makna, Filosofi, dan Penggunaannya
Arti Dina dalam Bahasa Jawa: Makna, Filosofi, dan Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari
Arti Dhuwur dalam Bahasa Jawa: Makna, Filosofi, dan Penggunaannya
Arti Dhuwit dalam Bahasa Jawa: Makna, Filosofi, dan Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari
Arti Mudhun dalam Bahasa Jawa: Makna, Filosofi, dan Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Berita Terkait

Tuesday, 18 February 2025 - 10:09 WIB

Arti Dokok dalam Bahasa Jawa: Makna, Filosofi, dan Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tuesday, 18 February 2025 - 10:04 WIB

Arti Dluwang dalam Bahasa Jawa: Sejarah, Makna, dan Filosofinya dalam Budaya Jawa

Tuesday, 18 February 2025 - 10:00 WIB

Arti Dlamakan dalam Bahasa Jawa: Makna, Filosofi, dan Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Monday, 17 February 2025 - 11:01 WIB

Arti Diyan Adalah Lentera dalam Bahasa Jawa: Makna, Filosofi, dan Penggunaannya

Monday, 17 February 2025 - 10:55 WIB

Arti Dina dalam Bahasa Jawa: Makna, Filosofi, dan Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Berita Terbaru