Bahasa Jawa Anggota Tubuh: Menjelajahi Istilah dan Ungkapannya

Avatar of Sonya Ruri

- Author

Tuesday, 8 October 2024 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa daerah yang kaya akan kosakata dan budaya. Dalam bahasa Jawa, nama-nama anggota tubuh memiliki istilah yang khas dan bervariasi, tergantung pada dialek dan tingkatan bahasa yang digunakan, seperti ngoko (kasar), krama madya (sedang), dan krama inggil (halus). Mari kita mengenal beberapa istilah dalam bahasa Jawa untuk menyebut anggota tubuh dan cara penggunaannya.

Istilah Anggota Tubuh dalam Bahasa Jawa

Berikut adalah beberapa nama anggota tubuh dalam bahasa Jawa beserta penjelasannya:

  1. Kepala – Kepala dalam bahasa Jawa disebut dengan istilah:
    • Ngoko: sirah
    • Krama Inggil: mustaka
  2. Mata – Mata dalam bahasa Jawa juga memiliki beberapa istilah:
    • Ngoko: mata
    • Krama Inggil: paningal
  3. Telinga – Untuk menyebut telinga, digunakan istilah:
    • Ngoko: kuping
    • Krama Inggil: talinga
  4. Hidung – Hidung dalam bahasa Jawa dikenal dengan:
    • Ngoko: irung
    • Krama Inggil: grana
  5. Mulut – Bagian mulut dalam bahasa Jawa diungkapkan dengan:
    • Ngoko: cangkem
    • Krama Inggil: lambe
  6. Tangan – Tangan dalam bahasa Jawa disebut:
    • Ngoko: tangan
    • Krama Inggil: asta
  7. Kaki – Kaki memiliki istilah yang berbeda tergantung pada tingkatan bahasa:
    • Ngoko: sikil
    • Krama Inggil: sampun
  8. Jari – Jari dalam bahasa Jawa juga berbeda:
    • Ngoko: jari
    • Krama Inggil: rit

Baca selengkapnya di artikel: Tabel daftar Bahasa Jawa dan Artinya dalam bahasa Indonesia

Pentingnya Memahami Tingkatan Bahasa dalam Bahasa Jawa

Salah satu hal yang unik dalam bahasa Jawa adalah adanya tingkatan dalam penggunaannya. Tingkatan ini menunjukkan rasa hormat dan kesopanan terhadap orang yang diajak berbicara.

Dalam konteks anggota tubuh, penggunaan krama inggil digunakan ketika berbicara dengan orang yang lebih tua atau dihormati, sedangkan ngoko digunakan dalam percakapan sehari-hari dengan teman sebaya atau orang yang lebih muda.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan istilah anggota tubuh dalam bahasa Jawa:

  1. Ngoko: “Sirahku lara amarga kesandhung.” (Kepalaku sakit karena terbentur.)
  2. Krama Inggil: “Mustaka panjenengan dangu dipun jaga supados boten lara.” (Kepala Anda dijaga agar tidak sakit.)
  3. Ngoko: “Irungku mambu sing ora enak.” (Hidungku mencium bau yang tidak enak.)
  4. Krama Inggil: “Grana panjenengan mangertos bau ingkang sedhih.” (Hidung Anda mencium bau yang menyedihkan.)

Perbedaan Dialek dalam Bahasa Jawa

Bahasa Jawa memiliki beberapa dialek yang berbeda, seperti dialek Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Meskipun banyak istilah yang serupa, beberapa daerah memiliki variasi dalam menyebut anggota tubuh.

Misalnya, di beberapa daerah Jawa Timur, istilah “sirah” untuk kepala bisa diganti dengan “ndas” dalam percakapan sehari-hari.

Baca juga: Contoh Teks MC Bahasa Jawa untuk Pengajian

Penggunaan bahasa Jawa untuk menyebut anggota tubuh sangat bergantung pada konteks sosial dan situasi percakapan. Memahami tingkatan bahasa dan istilah yang tepat tidak hanya membantu dalam berkomunikasi dengan lebih baik tetapi juga menunjukkan rasa hormat terhadap budaya dan nilai-nilai masyarakat Jawa.

Dengan mempelajari kosakata anggota tubuh dalam bahasa Jawa, kita tidak hanya memperkaya pengetahuan bahasa kita tetapi juga menjaga kelestarian budaya dan tradisi yang telah diwariskan oleh leluhur.

Berita Terkait

Arti Lestari dalam Bahasa Jawa: Makna Abadi dalam Budaya dan Falsafah Jawa
Arti Lengen dalam Bahasa Jawa: Memahami Makna Lengan dalam Konteks Budaya Jawa
Arti Lenga dalam Bahasa Jawa: Lebih dari Sekadar Minyak dalam Kehidupan Sehari-hari
Arti Lemu dalam Bahasa Jawa: Simbol Kesejahteraan dan Makna Budaya
Arti Lemah dalam Bahasa Jawa: Menyelami Makna Tanah dalam Filosofi Kehidupan
Arti Lelara dalam Bahasa Jawa: Penyakit sebagai Simbol Keseimbangan Hidup
Arti Mlebu dalam Bahasa Jawa: Makna Masuk dan Fungsinya dalam Budaya Sehari-hari
Arti Leren dalam Bahasa Jawa: Makna Istirahat dan Nilai Budaya yang Dikandungnya
Berita ini 132 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 11 July 2025 - 10:09 WIB

Arti Lestari dalam Bahasa Jawa: Makna Abadi dalam Budaya dan Falsafah Jawa

Friday, 11 July 2025 - 10:05 WIB

Arti Lengen dalam Bahasa Jawa: Memahami Makna Lengan dalam Konteks Budaya Jawa

Friday, 4 July 2025 - 10:27 WIB

Arti Lenga dalam Bahasa Jawa: Lebih dari Sekadar Minyak dalam Kehidupan Sehari-hari

Friday, 4 July 2025 - 10:25 WIB

Arti Lemu dalam Bahasa Jawa: Simbol Kesejahteraan dan Makna Budaya

Friday, 4 July 2025 - 10:20 WIB

Arti Lemah dalam Bahasa Jawa: Menyelami Makna Tanah dalam Filosofi Kehidupan

Berita Terbaru

Loker Guru Bahasa Jawa

Loker Fresh Graduate Kesempatan Kerja Guru Bahasa Jawa Tahun 2025

Thursday, 10 Jul 2025 - 09:52 WIB

Loker Guru Bahasa Jawa

Rekrutmen Terbaru Loker Terbaru Guru Bahasa Jawa Tahun 2025

Thursday, 10 Jul 2025 - 08:52 WIB

Loker Guru Bahasa Jawa

Daftar Kerja Sekarang Karir Terbaru Guru Bahasa Jawa Tahun 2025

Thursday, 10 Jul 2025 - 07:52 WIB